Assalamu'laikum Wr.Wb.---> Welcome To My Blog,,Buku Tamunya Diisi yah,,,:)

Goresan pelangi Ketika Hujan

Sendiri Lalu Termenung
Tersenyum...
Bahagiaku Saat Indah Telah Menghampiriku
Perlahan tangis Menemaniku
Namun Tanpa Kamu
Rindu...Pergilah sesaat
Biarkan Aku Tersenyum
Tetes-tetes dzat kelemahan Semakin Menghasut Kerinduan
Lelah...semakin Mendekatiku Kala hujan Turun
Namun Pelangi tersenyum Padaku
Kasih...Pelangi Menemaniku....

By:@p(231012)

Terawang Senja

Senja Memanggilku Untuk Tenang
Lalu lalang Benda Hidup Namun Tak Hidup Di Depanku
Rasa Kelu Terasa Pilu
Bising....Bingar....
Dua Arah Seperti Mencari Maut
Paranoid Mulai Menjelma Membentuk Pejaman Mata
Lelah...
Kaki Melangkah Tertahan Dengan Jemari Masih Bercerita Pada Huruf2
Kelopak Mata Terjatuh Bangun diantara Terang dan Gelap
Sobat....

Peluklah Senja...
Usaplah...
Sebelum Malam Mengusirnya

@p(110912)
"Wahai Wanita, Kagumilah Kecantikan Wajahmu Sendiri Lalu tutuplah Auratmu Sebelum Orang Lain(Non Muhrim) Yang Mengaguminya, Insya'allah kamu Akan Mendapatkan Pengagum Yang Terbaik"(@p)

"Melakukakn Perubahan Ke hal2 Baik Lebih Baik daripada Mengkaji Kesempurnaan Tanpa Usaha"(@p)

"Menghadapi Serta Menyikapi KARAKTER Orang Lain Sama Salnya dengan Ujian KEIMANAN"(@P)

"Membodohi Orang Pintar Adalah Salah Satu KEBODOHAN"(@P)

"Manusia KUAT adalah manusia yang Membawa Beban hidup dengan Pemikiran Sehat, dan Manusia RAPUH adalah manusia yang Membawa Pemikiran Bodoh dengan Beban"(@p)

Tsunami Cinta

Stelah Suatu Peristiwa
Aku Berfikir Mengenai Cinta
Apa itu Madu Cinta
Apa Itu Empedu Cinta
Terkadang Jenuh Untuk diakui
Meski Kebahagiaan Datang Sekejap
Karena Cinta Aku Begini
Cinta Bagai Tsunami
Menghampiriku Sembunyi-sembunyi
Hingga Dawai Jantungku Bergetar
Selang Waktu Berjalan
Tsunami Cinta Menghantam Istana Mewah Di Hati
Arusnya Menghanyutkan Harapan
Hingga Sebuah Anak Sungai Mengalir
Menyelusuri Kelopak Lentera
Mungkin Itulah Gambaran Cinta
Ku Harap Tak kan Datang Tsunami Susulan
Tekad Menjadi Sukarelawan
Untuk Penyungging Senyum
Untuk Selalu Dikenang

By: @p(200205)08:00

Semua Salahku

Waktuku Untuk Pertama Kalinya,
Merasakan Suatu Debaran
Membumbui Asa Di Jiwa
Melenyapkan Beban
Tapi...Dia Tidak Bergeming
Dia Terus Berlalu
Bersamaan Dengan Waktu
Ku Akui Semua Salahku
Menjadikannya Objek Hayalanku
Memang Semua Salahku
Hingga Mimpinya Terputus,Saat Aku Panggil Namanya
Benarkah Semua Salahku?
Adakah Salahnya?
Aku Begitu Ragu Dalam Putaran Nurani
Kini....Ku Akhiri
Aku Tak Ingin Mengulang Kepahitan Lalu
Masa Depanku Tersenyum
Menyambut Asaku
Mengingatkan"Semua Salahku"

By:@p(1501204)