Assalamu'alaikum •♥´¨`♥•.¸¸.•♥´¨`♥•.¸¸.•♥´¨`♥•.¸¸.•♥´¨`♥•.¸¸.•♥´¨`♥•. *.*.*.*.* WELCOME TO My Blog .*.*.*.*.* ¸.•♥´¨`♥•.¸¸.•♥´¨`♥•.¸¸.•♥´¨`♥•.¸¸.•♥´¨`♥•.¸¸.•♥´¨`♥•.¸ "...Walking Happy,,keep Smile,,Spirit,,ikhlas..." .....(¯`v´¯) ..... ·.¸.·´ Tiada Hari Tanpa Peristiwa, Tiada Tanpa Rasa, Tiada Tanpa Asa, Tiada Tanpa Senyum, Semua Akan Tertuang Dalam Sebuah Tulisan."Mari Menulisi Kertas Putih Menjadi Biru Penuh Haru,ilmu,dan Semu, dan bermakna"insya'allah bisa bermanfaat hendaknya..Amiin
Cerita Bijak Kumpulan Motivasi Mario Teguh
Cerita Bijak Perlukah Kita Membawa-bawa Dendam
Lelah
Aku Lelah,
Aku Lelah,
Aku Lelah Lelah,
Lelah Lelah,
Lelah Telah Berubah Lelah,
Lelah...Aku lelah,
Lelah...Berilah Aku Lelah pada Lelah,
Biar Lelah kalah Oleh Lelah
Biar Lelah Menang Oleh lelah
By:@p(090812)10:00
Tsunami Cinta
Stelah Suatu Peristiwa
Aku Berfikir Mengenai Cinta
Apa itu Madu Cinta
Apa Itu Empedu Cinta
Terkadang Jenuh Untuk diakui
Meski Kebahagiaan Datang Sekejap
Karena Cinta Aku Begini
Cinta Bagai Tsunami
Menghampiriku Sembunyi-sembunyi
Hingga Dawai Jantungku Bergetar
Selang Waktu Berjalan
Tsunami Cinta Menghantam Istana Mewah Di Hati
Arusnya Menghanyutkan Harapan
Hingga Sebuah Anak Sungai Mengalir
Menyelusuri Kelopak Lentera
Mungkin Itulah Gambaran Cinta
Ku Harap Tak kan Datang Tsunami Susulan
Tekad Menjadi Sukarelawan
Untuk Penyungging Senyum
Untuk Selalu Dikenang
By: @p(200205)08:00
Semua Salahku
Waktuku Untuk Pertama Kalinya,
Merasakan Suatu Debaran
Membumbui Asa Di Jiwa
Melenyapkan Beban
Tapi...Dia Tidak Bergeming
Dia Terus Berlalu
Bersamaan Dengan Waktu
Ku Akui Semua Salahku
Menjadikannya Objek Hayalanku
Memang Semua Salahku
Hingga Mimpinya Terputus,Saat Aku Panggil Namanya
Benarkah Semua Salahku?
Adakah Salahnya?
Aku Begitu Ragu Dalam Putaran Nurani
Kini....Ku Akhiri
Aku Tak Ingin Mengulang Kepahitan Lalu
Masa Depanku Tersenyum
Menyambut Asaku
Mengingatkan"Semua Salahku"
By:@p(1501204)
Puasa tapi tidak shalat,,apa hukumnya???
Puasa Tapi tidak shalat,,,Apa hukumnya.....?Check it outr....http://eramuslim.com/berita--puasa-tetapi-tidak-shalat-apa-hukumnya.html
Peri Hati
Inilah Saatnya, Aku Ungkap Semua
Hati Ini Kembali Suram
Setelah Sinar Rembulan Membarikan Secercah Cahaya
Ketika Rembulan Menerangi Jiwa
Kabut Hitam Menghalangi
Kini, Telah Bersatu Menyerupai Sinar Ganas
Membakar Seluruh Jiwa
Membunuh Asa
Sanggupkah aku Berlari Menjauhi Buruan Sinar Itu?
Peri Hatiku Berbisik...
Aku Tak Perlu Lari
Tongkatnya Tempat Kekuatan
Kedua Sayapnya menerbangkanku
Hingga Ke Langit Syurga
Tempat Kedamaian
By:@p(090105,19.30pm)
Habluminanas
Saat dilahirkan ke Bumi,
Manusia Menangis
Suara Tangis Menggema
Seorang Ibu Terbaring Tidak Berdaya
Seorang DokterMembantu dengan siaga
Dua Orang Telah Berjasa
Untuk Kehidupan seorang anak Manusia
Saat Seperti Itulah Bukanlah Sekali
Hidup Penuh Sirkulasi
Sanggapkah Manusia Dengan Kesendirian?
Itulah hakikat Manusia wanita
Dilahirkan dan Melhairkan
Hidup Sendiri Tiada Berarti
Sosialisasi Menolong Diri
Teguhkan Persaudaraan
Mantapkan Kebersamaan
Itulah Jalan Illahi
Menuju Kemenangan Hati
By:@p(131204,09pm)
Kenanganmu
Pertemuan Pertama itu,
Selalu Menghantuiku
Senyum Manis Membawa Pesona
Senyuman Yang Paling Manis
Akankah Untuk Selamanya?
Sayang, Hanya sekejap
Dirimu Begitu Menyentuh kalbuku
Rasanya...,
Tiada Yang Bisa Menggantikan
Ku ingin Selali Didekatmu
Tapi...,Sesuatu telah Terjadi
Mengehentikan Semua Hasrat
Senyuman Manismu Terlintas
Hari-hariku Menjadi Pelangi Abu-abu
Inginku Coba terima
Sanggupkah?
Hanya Kenanganmu menemani Hari-hariku
Kenangan Yang Begtiu Indah,
Kenangan Bersamamu...
By:@p(0304)
Kejenuhan Hari
Mencoba dan Selalu,
Beragam Jalur Tempuh
Kini, Ku Dapati...
Hanya Segelintir Asa
Hanya Kepengapan
Mencoba Lari Dari Jalur
Tapi Terasa Beda, Sangat Jauh Berbeda
Menjauhi Kehidupan
Saat Tersadar,
Jantung Berdetak Kencang,
Keringat Menetesi Pori-pori
Semoga Lekas Menjauh
Semoga Hanya Rasa kejenuhan Hari
By:@p( 120904,20.30pm)
Suatu Rasa Di Suatu Malam
Malam Ini, Telah Dingin
Legaan Jiwa tresangkut Di Lorong Senja
Kelamnya Malam Menakuti
Himpitan Hidup Membuka Naluri
Asa itu Mendorongku, Hingga Terpental
Ku Harap Suatu Wadah Rela Menahan Himpitan Hidupku
Alirran Sungai di Bawah Sana Mengumpulkan Corak Kemuara
Pikirankupun Berjalan
Bisakah Arusnya Mengiringi, Menyelusuri Lorong Senja?
Alat Pendengarku Bergerak Ke Arah Gelap
Seketika Mutiara Bergulir
Suasana Hati Gundah
Berbaur Dalam Segala Rasa
By:@p(211104,07.05pm)
Dunia Mimpi
Benda keras itu menghantamku
Mulai dari kepala sampai ke kaki
Tak Lupa Bagian dalam Perutku
Lambung,Usus Seakan Menari
Ku Ingat Lagi Sesaat
Benar-benar Itulah kamu
Penuh Keangkuhan dan Kemunafikan
Pernah Kau Baik Padaku
Dengan Senyum Manismu
Apakah Cukup dengan Senyuman?
Ku Ingat Lagi Sesaat
Benar-benar itulah kamu
Penuh Canda Tawa dan Penyayang
Mau Berbagi Padaku
Tapi, Apakah itu dirimu?
Benda Keras itu Menghujamku Lagi
Kali ini Lebih Dahsyat
Saatku Buka Mata,
Itu Hanya Mimpi
By:@p(290504,09:55am)
Senyummu Dalam Hayalku
Saat Membisu...
Tubuhku Terhempas Pada Benda Empuk
Terdengar Jelas Alunan Ombak
Di balik Bukit Kudapati Seraut Wajah
Wajah Yang Selalu Mengisi Hari-hariku
Kau Lemparkan Senyuman Manismu
Menyejukkan Kalbuku
Seraut Wajah Itu Hendak Berkata
Namun Sebuah Hentakkan Mengejutkanku
Ku tersadar Dari Lamunanku
Semua Itu Hanyalah Hayalan
Ku Ingin Kau Tersenyum Lagi
Meski Senyummu Dalam Hayalanku
Ku Ingin Kau Tetap tersenyum Untukku dan Semua Orang
By:@p(270504)
Hati Yang Mendung
Kulihat Hujan Tak Begitu Lebat
Tanah Lembab Juga Tampaknya
Gerimisnya Menghalangi Pemandangan
Bukit Yang Biasa Kupandang
Tak Tampak Lagi dari Kejauhan
Hanya Suara Ayam Berkokok
Mencari tempat Perlindungan
Di depan teras Kumerenung
Banyak Orang Lewat Membawa Payung
Sejenak Kumerasakan Kesedihan
Bergalau Bersamaan Turunnya Hujan
Tak Terasa Langit Menumpahkan Air Sangat Deras
Suara Kokok Ayam Tak Terdengar Lagi
Hanya Kesunyian Mewarnai Hati
Makin Siang Makin Gelap
By:@p(Sabtu2004)
Akhir Dari Keraguan
Jelmaan cinta telah berubah
Kusadarai segala derita hati
Ku ingin selalu beragi, Bersama dirimu kasih
Tapi..., Waktu selalu cepat berlalu
Sebelum semuanya berkata kepastian
Aku menyadari
Arti diri ini bagimu
Diri yang menyayangi
Diri yang mencintai
Tak kan ku ingkari semua
Kasih...
Dalam Musik Sendi
Kuyakini akan diriku
Kaulah Cinta sejatiku
Sejati dalam perasaan, Sejati dalam Perhatian
Sejati akan segalanya
Kasih...
Maknailah suara hatiku!
By:@p(0304)
15 Wisdom Succes
"Selama kita Memiliki kemauan, Keuletan, dan keteguhan hati, Besi batangpun bila digosok terus menerus pasti akan menjadi sebatang jarum"
(MILIKI KETEGUHAN HATI)
"Dibalik setiap batu penghalang pasti ada HIKMAH yang tersembunyi, dan selalu ada pelajaran yang dapat mematangkan mental kita"
(HADAPI DENGAN BERANI SETIAP BATU PENGHALANG)
"Jangan takut mencoba!, Jangan Takut memulai!, Bila telah diperjuangkan dengan sungguh-sungguh, Hasilnya sukses atau gagal, Sesungguhnya
Penyesalan
Pancaran Sang Surya kembali bergejolak,
Terbit dari Timur, Terbenam di Barat,
Sang Surya Mulai Memaksimalkan pancarnnya
Tapi, Kenapa?
Kamu masih begitu
Kamu berusaha melindungi tubuhmu dari sengatannya
Kamu Menjadikan topi dan payung sebagai Objek pelindungmu
Kamu Tak suka Panasnya?
Tatkala Musim Hujan Menyusul
Tatkala dingin mencekam
Kamu Merasakan Kehilangan
Indahnya sinar Surya Bak Mutiara
Namun, Penyesalanmu Tak berarti
Sang Surya akan kembali tiga bulan lagi
By: @p(2002)
Sikembar Untuk Persahabatan
SIKEMBAR UNTUK PERSAHABATAN
“Malam kelam
yang indah...!”
“Hei
bintang-bintang berilah kepastian padaku...!”
“duh...Aku
nggak bisa tidur...”
“Berapa yah...
NEM aku besok?”
“kakak ini
kenapa sich, Ngomong Sendiri aja kayak setrikaan lagi.”
Huft adkikku Noni memperhatikan gerak-gerikku yang
nggak karuan.
“kamu diam
aja dek, Kakak galau nich sama nilai NEM kakak.”
Malam itu aku berusaha memejamkan mata, Mematikan
lampu kamar dan mulai menghayal dalam mimpi.
Shubuh telah tiba, Aku Bangun dari tempat tidur sambil
memutar-mutar leherku yang sedikit pegal dan segera melaksanakan perintah di
Shubuh hari.
Aku bergegas untuk mandi dan berkemas ke sekolah,
Karena hari ini STTB diserahkan sekolah.Hari itu adalah hari terakhirku di SMP
dan SMA pun menanti kehadiranku.
Setelah selembar kertas itu aku terima, Aku
memperhatikan dengan seksama angka yang tertera pada table.
Bayangan Gelap ketika Listrik Padam
Di sebuah rumah sederhana di sebuah desa, Sebuah lentera berbahan bakar minyak tanah yang dikenal dengan nama "Lamupu togok" oleh masyarakat Minangkabau Sumbar, Sedang menerangi ruangan dapur. Di dapur yang sempit itu, Ada seorang Ibu (28Tahun) bersama anak gadisnya (5Tahun).Si Ibu Sedang Memasak Air untuk membuat secangkir kopi karena suhu begitu dingin dan gadis kecil itu terus berdiri di samping Si ibu dan sesekali dia melihat sesuatu yang aneh di belakangnya.Si anak tersebut masih menyisakan tanda tanya dibenaknya, Makhluk apa yang sedang bergerak-gerak dibelakangnya.Si anak kembali menengok ke belakang, Sesuatu yang menakutkan itu begitu tinggi dan gelap.Beberapa kali dia menengok ke belakang berharap makhluk itu pergi namun gadis kecil itu semakin takut saat makhluk itu semakin tinggi dari ukurannya saat Si ibu berjalan ke arah pintu.Si anak itu pun memeluk ibunya dan menangis ketakutan seraya mengarahkan telunjuknya ke dinding.
"Ibu,,,,,hantu,,,,,"
"Hantu??, Kamu sedang liat apa nak?"
"Itu bu, Di belakangku....,dari tadi bergerak-gerak."
Langganan:
Komentar (Atom)